
Semalam kubermimpi tentangmu...
Kau ajak aku pergi...
Menyusuri hari terakhirmu...
Berdua..
Kau ajak aku lihat
Tubuhmu terbaring lemah
Kulihat kau bernafas... menunggu...
Tak paham mengapa kuharus lihat ini...
kau berkata "Harusnya kita bertemu"
kujawab "Tapi kau tak mengamini"
Ujarmu "Kau bilang yang terakhir kali "
kumenangis " Dan kau kabulkan itu"
Lalu kau ajak aku pergi...
Entah kemana...
Berdua... berdampingan...
dalam diam...
Aku bilang " Aku rindu kau "
Kau diam
Aku bilang " Kau minta aku menunggumu"
Kau diam
Aku bilang "Maafkan aku sebab..."
"Kubilang yang terakhir karna kutahu kau baik2 saja"
"Kubilang yang terakhir karna banyak hati kan terluka"
"Kubilang yang terakhir karna ini adalah karmaku"
"Kubilang yang terakhir karna hadirku adalah sakitmu"
Dan kau hanya menatapku...
Mengusap airmata ku...
Menggelengkan kepalamu
tak sepotong katapun terucap..
Lirih kubisikkan "Aku cinta kau"
tiba-tiba kau hilang
kucari kau
yang kutemu Puanmu...
dia berjalan disampingku...
Puanmu bilang "kita jenguk dia"
Kuhanya mengangguk
Puanmu berkata " Aku cinta dia.."
Dan kubilang "Dia pun mencintaimu.."
ada binar di matanya...
ku tak sanggup menatap mata itu...
tertunduk, kulanjutkan..
"Dia beruntung memilikimu"...
dan kuberhenti..
dan melangkah pergi darinya.
No comments:
Post a Comment